Tips Mengerjakan Skripsi Supaya Lulus Duluan

Skripsi

AQSOL MADINAH - Namanya juga hidup, ada bahagia ada juga duka. Tapi jangan sampai kita bahagia saat diterima di Kampus kemudian berduka karena tidak bisa keluar Kampus alias tidak lulus-lulus. Bagi anda yang belum duduk di bangku kuliah, atau anda yang masih duduk di semester awal kuliah, bersiaplah! Skripsi itu tidak susah, tapi juga tidak mudah, tidak bisa di prediksi walau oleh dukun ahli.

Kali ini saya sedang ingin menulis tentang Kuliah, setelah setahun lebih lulus dari sebuah Universitas. Pada tulisan sebelumnya yang berjudul ‘Masuk Kampus Lalu Mampus!’ saya sudah jelaskan bagaimana orang yang seharusnya tidak ada di Kampus bisa masuk kampus. Nah, pada tulisan ini saya akan bagikan beberapa tips agar anda bisa lulus duluan dan kisah kuliah anda tidak berakhir dengan kata ‘Mampus!’.

Saya masuk kuliah di tahun 2010, seharusnya saya lulus di tahun 2014 karena memang idealnya 8 semester sudah cukup untuk meraih toga. Tapi ternyata, karena Dota 2 saya menjadi terlena. Ketika itu saya hampir setiap malam main Dota 2, adzan subuh menjadi alarm penanda tidur (tentunya setelah solat subuh, kalau tidak ketiduran :D). Pagi sampai siang bersetubuh dengan kasur kosan, siangnya solat lanjut makan. Setelah itu baru skripsian sambil YouTube-an (tidak efektif). Sorenya nongkrong depan kosan dan malamnya lanjut lagi Dota 2. Begitu terus sampai saya tobat dan alhamdulillah bisa lulus di tahun 2015 akhir.

Bagi anda para idealis, kisah diatas tentu termasuk contoh yang harus di black list. Tapi faktanya, sampai sekarang masih banyak teman saya yang belum lulus. Mereka sudah menginjak semester 12, namun hilal toga masih belum terlihat jelas. Masalahnya bermacam-macam, ada yang konflik dengan pembimbing, ada yang ditinggal pembimbing yang lanjut studi ke luar negeri, ada yang malas, ada yang pacaran, ada yang kerja dan lain-lain. Well, apapun alasannya sebenarnya itu hanya pembenaran saja. Lalu apakah anda mau seperti mereka? Jika tidak, ikutilah tips mengerjakan skripsi dibawah.

Istiqomah atau Continue

Orang yang baru mulai mengerjakan Skripsi pasti punya semangat membara untuk mengejar toga. Toko buku diobrak-abrik untuk mencari referensi, kuota internet beli yang paling tinggi, printeri dibeli, perpustakaan dihuni, bermesraan dengan laptop hingga dini hari dan ludah habis karena banyak diskusi. Akhirnya jadilah draf skripsi yang kini ada di tangan Dosen pembimbing. Setelah selesai bimbingan muka lesu karena banyak revisian, belum lagi kalau kena omelan. Tapi awal-awal masih terus semangat walau ada penurunan sedikit. Sebulan kemudian Baygon di pojokan kosan terlihat lebih menjanjikan. Astagfirullahuladzim .

Mengerjakan skripsi memang butuh kesabaran dan anda harus ingat bahwa kesabaran itu tidak ada batasnya. Meskipun anda sudah tidak semangat, jangan sampai memalingkan badan dari revisian! Sekali saja anda berpaling maka mood untuk mengerjakan skripsi akan terbang entah kemana dan akan sangat sulit untuk didapatkan kembali. Istiqomah atau continue atau berkelanjutan adalah hal pertama dan utama yang harus tertanam jika anda ingin lulus duluan.

Dosen pembimbing itu Raja

Jika anda tidak setuju dengan masukan dari Dosen pembimbing anda, jangan utarakan hal itu secara langsung, apalagi dengan nada tinggi penuh emosi, jangan! Bacalah cerita Abu Nawas! Disana anda akan menemukan bagaimana caranya menyanggah raja dengan cerdas, tanpa menyinggung perasaan. Kemampuan komunikasi memang sangat dibutuhkan saat bimbingan, jangan sampai karena salah omongan anda jadi tawanan kerajaan, alias jadi topik Dosen setiap rapat mingguan dan bahan gosip teman seangkatan.

Belajar, baca dan diskusi setiap hari

Ada satu orang teman saya yang punya IPK diatas 3,5 tapi Skripsinya mangkrak karena orangnya individualis. Pintar dan cerdas memang salah satu penunjang untuk lulus duluan, tapi pintar dan cerdas bukanlah jaminan. Ketika skripsian kita harus terus belajar, belajar dan belajar. Baca buku, jurnal, skripsi orang dan diskusi. Pelajari tentang materi yang berkaitan dengan tema skripsi anda! Pelajari juga metodologi ilmiah, cara jenius menulis skripsi dan jangan lupa pelajari karakter dosen pembimbing anda (ini yang paling penting sob!).

Terbiasa menulis formal

Menyusun skripsi adalah menulis. Biasakanlah untuk menulis dari sekarang agar kelak ketika saatnya menyusun skripsi anda tidak kaget dan sudah terbiasa menulis. “Oh kalau menulis saya sudah sangat terbiasa kakak, rutin malah. Di Facebook!”, ada benarnya sih tapi apakah yang anda tulis di Facebook menggunakan kata-kata baku dan EYD yang baik dan benar? Saya yakin tidak.

Cari Pembimbing Tambahan

Tips ini khusus untuk anda yang salah jurusan, yang sudah muak dengan materi yang tidak anda pedulikan dan berencana untuk kerja di Bank (karena Bank menerima karyawan dari semua jurusan). Tips ini juga bisa digunakan oleh anda yang ada di ujung tombak kehancuran, alias DO sudah didepan mata. Cari teman anda yang cukup dekat dengan anda dengan kriteria cerdas, rajin, satu jurusan dan sudah lulus duluan. Mintalah ia untuk mengerjakan bersama skripsi anda. Tentunya sebelumnya anda harus deal-deal-an berapa gaji yang dia dapatkan hingga anda bisa lulus. Biasanya orang yang baru lulus belum mendapatkan pekerjaan, oleh karena itu dia akan mau membantu anda.

Sungguh uang 1 sampai 10 Juta tidak lebih berharga daripada anda harus lulus tahun depan. Biaya semesteran, bayaran kosan, akomodasi harian dan biaya lainnya harus menjadi pertimbangan. Jangan lupa juga akan masa depan! Semakin cepat anda lulus maka semakin cepat anda bisa melamar dan mendapatkan pekerjaan. Jika anda beruntung dan punya banyak teman, anda bisa mendapatkan pembimbing tambahan dengan gratis.

Oya walaupun yang mengerjakan adalah teman anda, anda tetap harus mengerti dan paham apa yang tertulis di skripsi anda. Jangan sampai anda tidak paham atau bahkan tidak pernah membacanya sama sekali. Jika hal ini terjadi, tahanan kerajaan menunggu anda!

Selamat mengerjakan skripsi dan semoga anda bisa lulus duluan, amin.

Allahu’alam, terimakasih.

Comments

Popular posts from this blog

Menjawab Komentar Orang Kristen Tentang Al-Maidah Ayat 51

5 YouTuber Indonesia Paling TOP 2015 dan Penghasilannya

Manfaat Jumlah Subscriber untuk Youtuber