Kasus Al-Maidah 51 Ahok Bisa Seret Jokowi?

Aqsol Madinah – Perkataan Ahok di Pulau Seribu yang mengutip surat Al-Maidah ayat 51 telah mengakibatkan umat Islam bersatu dan bergerak menuntut Ahok dipenjarakan. Akankah pihak kepolisian menangkap dan memenjarakan Ahok? Atau malah melakukan manipulasi karena takut Jokowi ikut terseret? Mari kita bahas lebih lanjut.

Anda tentu sudah menonton vidoe yang berisi perkataan Ahok tentang Al-Maidah 51. “... Dibohongi pakai surat Al Maidah 51 ...”, itulah kalimat yang keluar dari mulut harimaunya. Video asli yang berdurasi satu jam lebih tersebut memang tidak menunjukkan kesengajaan Ahok dalam berbicara. Namun, apakah jika seseorang yang telah mencuri atau membunuh bisa dimaafkan begitu saja? Tentu tidak. Begitu pula dengan perkataan Ahok. Umat Islam sudah terlanjur sakit hati karena Agamanya dinistakan. Akhirnya kini banyak gerakan massa yang menuntut keadilan.

Gerakan massa yang sangat masif ini membuat kubu Ahok kebakaran jenggot. Bahkan bukan cuma Ahok, Jokowi dan para dekingnya juga ikut kena getah. Loh kok bisa? Kita tentu tidak lupa pernyataan Ahok yang menyatakan bahwa Jokowi tidak akan bisa menjadi Presiden jika tidak didukung pengembang (pengembang=pengusaha=deking). Pernyataan ini bisa diartikan sebagai ancaman buat Jokowi, seolah-olah Ahok berkata “Jok lindungi gue! Kalau engga lu gue bawa ke bui!”. Bahkan, beberapa hari yang lalu Ahok mengancam Jokowi melalu akun Twitternya @basuki_btp dengan menulis “Jika pak presiden Jokowi izinkan Bareskrim untuk periksa saya, kecurangannya saya ungkap ke publik”. Berikut adalah bukti screenshoot-nya, tapi twit tersebut sudah dihapus.
Ahok mengancam Jokowi melalu akun Twitternya @basuki_btp

Lantas, ada apa sebenarnya dibalik kemenangan Jokowi pada pilpres 2014? Benarkah ada kecurangan yang massif? Semoga waktu bisa menjawab.

Sebelum kasus Al-Maidah 51, sebenarnya Ahok sudah punya banyak kasus. Sebut saja kasus sumber waras, pengadaan Bus Trans Jakarta dan lain-lain. Namun berkat hubungan baiknya dan sang Presiden dan bekingan dari naga-naga, tak satupun dari kasus tersebut yang berhasil menyeretnya ke penjara. Orang yang ada dibelakang Ahok bukan orang ecek-ecek, bisa jadi bukan hanya pengembang besar yang ada di Indonesia yang mendukungnya, tapi juga dari luar negeri (lirik Cina).
Apa yang akan terjadi setelah ini? Mana yang lebih kuat, para pendukung Ahok atau umat Islam Indonesia? Apakah Jokowi akan mengizinkan bereskrim untuk menangkap Ahok? Jika iya, tentu Jokowi akan ikut terseret. Namun, jika Jokowi tidak mengizinkan Bareskrim maka massa akan mengamuk dan akan terjadi kekacauan besar di Indonesia. Bahkan ada yang bilang kerusuhan 1998 bisa terulangi. Allahu’alam.

Sebagai umat Islam, yang perlu kita ingat adalah pertarungan antara pendukung Ahok dan umat Islam sebenarnya juga melibatkan Allah SWT. Allah SWT yang telah menurunkan Al-Qur’an kepada Rasulullah SAW melalui malaikat Jibril. Tentu Allah SWT tidak akan diam saja ketika ayat-Nya dinistakan oleh manusia yang merupakan ciptaan-Nya. Ingatlah! Allah yang menurunkan Al-Qur’an dan Allah-lah yang menjaganya. Semoga Allah memenangkan umat muslim dan menghinakan kaum kafir.

Aksi untuk mengawal fatwa MUI yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 November akan menjaga pencerahan kepada kita. Apakah Jokowi memilih untuk mendukung Ahok atau mendukung masyarakat Indonesia? Semua akan terlihat pada tanggal 4 November 2016.

Sekian terimakasih, tulis komentarmu pada kolom yang ada dibawah ini.

Temukan juga Aqsol Madinah di:

Comments

Popular posts from this blog

Menjawab Komentar Orang Kristen Tentang Al-Maidah Ayat 51

5 YouTuber Indonesia Paling TOP 2015 dan Penghasilannya

Manfaat Jumlah Subscriber untuk Youtuber