Surat Al-Maidah ayat 51 dan Logika Manusia


Beberapa waktu yang lalu Aqsol Madinah sudah membuat sebuah video yang berjudul hukum memilih pemimpin kafir. Di dalam video tersebut terdapat 3 ayat Al-Qur’an yang berisi tentang larangan untuk memilih pemimpin kafir, salah satunya adalah surat Al-Maidah ayat 57 (tetangga ayat 51). Lantas apa sih isi dalam surat Al-Maidah ayat 51 tersebut? Silahkan baca pada gambar dibawah ini!
Surat Al-Maidah ayat 51 tentang memilih pemimpin yahudi dan nasrani atau kafir.
Surat Al-Maidah ayat 51 tentang memilih pemimpin Yahudi dan Nasrani atau kafir.

Tentunya sebagai seorang muslim kita mengimani (meyakini) dan melaksanakan isi ayat tersebut. Disana tertulis jelas bahwa jika kita memilih orang Yahudi atau Nasrani (Kristen) sebagai pemimpin maka kita termasuk kedalam golongan mereka. Naudzubillah. Karena hal ini sudah tertulis di dalam Al-Qur’an maka kita sudah tidak perlu ragu. Kalau kita (muslim) tidak mengimani dan melaksanakan Al-Qur’an berarti kita tidak beriman kepada Al-Qur’an yang merupakan kitab suci kita sendiri.

Ayat ini menjadi viral dan sempat masuk ke dalam Google trends Indonesia dengan urutan kata kunci pertama yang paling banyak dicari di Google. Inilah salah satu efek dari kutipan seorang Gubernur non muslim yang insyallah tidak akan lama lagi akan turun dan kalah pada pilkada Jakarta tahun 2017 (amin). Pak Ahoax berkata “Dibohongi pakai surat Al-Maidah 51”, mungkin sebagian kita berargumen bahwa itu hanya penggalan kata saja dan pak Ahoax sebenarnya tidak bermaksud untuk menyakiti atau menyinggung umat muslim. Oke, jika yang dimaksud pak Ahoax berbohong bukan ayatnya, tapi orangnya maka pak Ahoax menuduh para ulama yang menyebarkan ayat ini berbohong. Jadi, logikanya wajar tidak umat Islam marah? Wajar! Karena ulama yang dihormati oleh mereka disebut pembohong oleh pak Ahoax.

Sekarang kita kembangkan kalimat “Dibohongi pakai surat Al Maidah 51” menjadi kalimat yang lebih panjang; “Dibohongi pakai surat yang menyatakan bahwa barang siapa memilih orang Yahudi atau Nasrani (Kristen) sebagai pemimpin maka mereka termasuk kedalam golongan Yahudi dan Nasrani”. Menurut saya, kalimat pak Ahoax ini menuduh Al-Qur’an berbohong. Siapa yang tidak marah kitab sucinya (Al-Qur’an) dituduh berbohong? Wajar kalau reaksi umat Islam sangat keras, wajar kalau ulama-ulama seperti Aa Gym bereaksi. Karena logika manusia mereka masih waras.

Reaksi atau statement yang dilontarkan oleh Aa Gym inilah yang membuat Aqsol Madinah introspeksi diri. Berikut adalah sedikit kutipan dari Aa Gym terkait penistaan surat Al-Maidah ayat 51:
“Ini alat ukur, apakah hati kita tersinggung atau tidak. Kalau kita merasa biasa-biasa saja Al-Quran diremehkan maka itu menunjukkan kadar keimanan kita yang masih sangat rendah. Andai kita tersengat, merasa terluka maka ini harus kita syukuri, bahwa kita masih peduli dan menghormati kalam Allah.“
Yap, seharusnya kita merasa tersengat, hati kita seharusnya terluka saat mendengar kata-kata pak Ahoax yang menuduh kitab suci kita berbohong. Walaupun memang pak Ahoax tidak beragama Islam dan tidak mengerti bagaimana umat Islam mengimani dan mencintai Al-Qur’an, sudah seharusnya beliau jantan mengaku salah dan meminta maaf kepada seluruh umat Islam. Jika tidak? Biarlah hukum yang bicara.

Meskipun kejadian ini begitu menyakitkan bagi kita umat Islam, tapi ternyata ada hikmah dibalik kejadian ini. Yap, surat Al-Maidah ayat 51 kini sudah dibaca oleh ribuan rakyat Indonesia dan banyak juga pendukung garis keras petahana yang akhirnya sadar. “Akhirnya saya sadar, mengapa harus mati-matian mencari pembenaran hanya untuk sekedar berseberangan dengan firman Tuhan? Bagaimana saya mempertanggungjawabkan? Kelak sesudah kematian, setiap orang akan dimintai pertanggungjawaban. Saya percaya itu!”. Begitulah ungkapnya.

Semoga dengan menjadi viral-nya Surat Al-Maidah ayat 51 semakin banyak orang tahu hukum memilih orang kafir menjadi pemimpin, semakin banyak orang mendapatkan hidayah dan Indonesia menjadi negara yang lebih Islami. Amin.

Terimakasih, mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan. Jika anda mempunyai tambahan logika atau sanggahan silahkan tulis di kolom komentar.

Temukan juga Aqsol Madinah di:

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments