PASAL PENODAAN AGAMA DI KUHP


Aqsol Madinah – Hari ini ratusan ribu umat islam datang ke Jakarta untuk melakukan aksi bela Islam II 4 November 2016. Aksi ini menuntut pemerintah dan Polri agar segera menindak kasus penistaan Al-Qur’an (Al-Maidah 51) yang telah dilakukan oleh Ahok (Gubernur DKI Jakarta). Bagi anda yang belum tahu pasal berapa yang berkaitan dengan penistaan atau penodaan agama, berikut adalah pasal penodaan agama di KUHP.

KUHP: Pasal 156a


Dipidana dengan pidana penjara selama-lumanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan:

a. yang pada pokoknya bcrsifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia;
b. dengan maksud agar supaya orang tidak menganut agama apa pun juga, yang bersendikan Ketuhanan Yang Maha Esa.

KUHAP:


Seseorang dapat ditahan bila tindak pidana yang disangkaka diancam dengan tindak pidana penjara 5 tahun atau lebih.

Jadi berdasarkan Pasal KUHP diatas sudah jelas. Saudara-saudara kita seagama tidak perlu dipecah belah, karena hukumnya saja sudah jelas. Tinggal tegakkan pasal tersebut dan masalah selesai sudah.
Permintaan maaf memang sudah diterima, tapi yang namanya kasus pidana tidak akan selesai dengan hanya kata “maaf”. Jika ada seorang koruptor terkena pidana kemudian dia minta maaf, apakah koruptor tersebut dibiarkan begitu saja? Tentu tidak, koruptor itu harus menjalani proses hukum yang berlaku. Ah sudahlah.

Temukan juga Aqsol Madinah di:

Comments

Popular posts from this blog

Menjawab Komentar Orang Kristen Tentang Al-Maidah Ayat 51

5 YouTuber Indonesia Paling TOP 2015 dan Penghasilannya

Manfaat Jumlah Subscriber untuk Youtuber